Kebanyakan inspirasi yang aku dapatkan justru dari
teman-temanku sendiri. Melihat postingan keseharian mereka di insta stories
membuatku berpikir untuk mencoba membuat aktivitas seru yg bisa aku sharing
juga untuk teman-teman. Beberapa mama khususnya yg tinggal di perkotaan dan
sekitarnya biasanya sudah mulai kewalahan kalau liburan anaknya kepanjangan :D
Dan juga beberapa dari mereka sudah mulai takut anak-anak mereka akan kecanduan
gadget. Dikit-dikit anak sekarang mintanya gadget. Mungkin kalau sesekali ngga
masalah ya, tapi kalau sudah mulai kecanduan itu yg mulai bahaya. Hmmmm...
Beberapa waktu lalu aku sempat bertemu dengan MbaFitri dan Prisya. Mba Fitri dan suaminya adalah owner dari @rollerskool Bintaro.
Ngga pakai lama, aku langsung meminta mba Fit untuk mengajariku main in line
skate minggu depan. Kebetulan sewaktu SMP, aku juga punya in line skate dan
sering bermain bersama temanku, Glory di jalan sekitar rumah kami. Rasanya
pengen banget mencoba bernostagia, mencicipi momen-momen terindah sewaktu abg
:p
Hari yang ditunggu telah tiba. Mba Fit dan Rissa
pagi-pagi sudah datang ke workshopku. Prisya ngga bisa datang karena ada dateline kerjaan hiks. *next time ya Sya! Lalu aku, mba Fit, Rissa, dan adikku Daru
menuju BSD Xtreme Park. Karena disana banyak lapangan yang cocok untuk bermain
in-line skate.
Sampai disana, langsung kami memakai peralatan
tempur kami hihihi... Jangan lupa loh safety first! Bagi kalian yang mau
bermain in line skate, harus banget memakai alat untuk keamanan. Seperti
helmet, elbow pads, knee pads, dan palm guards . Awalnya bermain in line skate
lagi tuh deg-deg-an. Huahahahaa... ternyata aku ngga selincah dulu. Makin tua
justru makin takut jatoh ya :D
![]() |
| Dibantuin Mama Fitri dulu ya. Yang penting semuanya terpasang dengan benar. |
Setelah semua terpasang dengan benar, barulah pose dan menuju ke permukaan yang rata untuk meluncurrrrrr...
Sebelum meluncur, aku harus belajar jatuh dulu. Ternyata jatuh pun ada tekniknya loh. Aku diajari
mba Fit teknik jatuh yg benar yaitu dengan menjatuhkan badan ke depan, bukan ke
belakang. Lalu bangunnya pun ada tekniknya sendiri. Seperti gerakan macan. Jadi
kalau jatuh, aku bisa bangun sendiri tanpa perlu dibantu orang lain.
Yah, walaupun jalannya masih kaku, tapi aku senang
sekali karena bermain in line skate ini juga termasuk olahraga. Jadi,
menyambung dari topik bahasan pertamaku tadi, kalau mama-mama sudah bingung mau
ngapain bisa juga loh untuk ajak si kecil ikutan kelas Roller Skool di Bintaro.
Aku dengar-dengar kelas dewasa juga akan segera dibuka. Yeayyy, aku pasti mau
daftar. Sebagai pecinta olahraga, aku seneng banget untuk nyobain banyak hal.
Tujuan utamanya adalah badan sehat dan hati yg gembira :)))
Terima kasih mba Fitri, Daru, dan Rissa. Kapan-kapan kita main lagi ya. *Daru dan Rissa ngga sempat berfoto karena merekalah justru yang sibuk menjepret aku dan mba Fit :D
Selamat mencoba mama-mama :)






