Showing posts with label working life. Show all posts
Showing posts with label working life. Show all posts

Friday, March 31, 2017

Kerja Sambil Main Apa Main Sambil Kerja?


Sewaktu dikabari oleh Gina dari GoGirl! Magazine tentang workshop di Bandung, saya langsung happy. Karena kebetulan lagi pengen ke Bandung juga. Dan kebetulan lagi saya merasa tiap kali bekerja sama dengan GoGirl! selalu menyenangkan, baik dari eventnya juga dari teamnya. Untuk workshop kali ini kami semua bekerja sama juga dengan Dermatix. Itu loh yang bisa bikin kulit bekas luka yang menghitam menjadi memudar cerah kembali.

Event hari Sabtu tanggal 25 Maret 2017 kemarin ini dan saya berencana untuk berangkat subuh dari BSD naik travel. Tapi, entah kenapa tiba-tiba saya ubah semua jadwal saya dan memutuskan untuk berangkat bersama Tasya naik mobil pada Jumat sore. Semua berjalan baik-baik saya. Saya dan Tasya sudah punya jadwal untuk dinner dimana, breakfast dimana, dll.. 

Sampai akhirnya....

Rencana kami bubar begitu saja. Angan-angan dinner di Bandung atas hilang huahahahaha.. KAMI TERJEBAK KEMACETAN SELAMA 10 JAM! Oh gewd! Kami bergantian nyetir. Yah sebenernya udah stress banget, tapi ya dinikmati aja. Alhasil sepanjang jalan berubah menjadi arena karaoke :D Semua lagu dinyanyiin tanpa putus hahahaha :D Dari ngobrol penting sampai ngobrol remah-remah kehidupan juga udah dikeluarin. Tapi... Tetep aja ngga sampe-sampe!


Boro-boro ya bisa "dinner with a view", bisa istirahat sebentar di rest area sambil makan junk food aja udah syukur. Hahahahahaha.. Saya masih ketawa kalau ngebayangin hari itu. Sampai di Bandung sudah pagi sekitar jam 4. Satpam yang berjaga di depan hotel sepertinya agak cekikikan ngeliat kami berdua turun dari mobil dalam keadaan loyo. Dikiranya lagi ngga sadar abis pulang clubbing kali ye :'D Sial!

Sampai di kamar kami langsung mandi terus tidur ngorok bagai kuda yang habis diperas tenaganya habis-habisan. Terus kami bangun jam 8 kurang karena event akan dimulai jam 9. Ngomong-ngomong kami tinggal di ZenRooms Dago. Buat kalian yang ingin jalan-jalan (ngga hanya di Bandung), bisa cek ke website zenrooms.com / download aplikasinya. Sangat amat memudahkan untuk mencari hotel. Pelayanannya juga baiiikk sekali. Sayang karena keterbasan waktu, saya dan Tasya hanya foto di sedikit spot di dalam hotel. Tapi lumayanlah buat dokumentasi untuk nunjukin ke kalian semua ;)

Thanks ZenRooms!
Bagian atas hotel ciamik sekali.

Pagi itu eventnya Dermatix dan GoGirl! di Saka Bistro & Bar.  Ngga jauh dari hotel kami. Acaranya belum dimulai, jadinya kami bisa ngopi sebentar lalu mengambil foto di sekitar Saka yang memang bagus sekali. Kalau kesini lagi, saya pasti akan kembali ke Saka!

Ini tadi foto di bagian dalamnya, nah yang di bawah bagian luarnya.

Ngga lama setelah kami foto-foto, saya mulai mengajar. Kali itu saya mengajar dengan materi membuat pop up card menggunakan majalah GoGirl!. Senang sekali bertemu dengan teman-teman baru dari Bandung. Yang biasanya cuma komen-komenan di media sosial, sekarang ngobrol bertatap muka langsung. 

Ini saya kasih ya foto-foto selama workshop berlangsung.


Sayang saya lupa berfoto bersama Gina, Keke, dan teman-teman Dermatix. Mungkin di next workshop yang di bulan Mei ya hihihi. Lalu disini bertemu juga dengan Michimomo dan pacarnya yang orang Korea. Gemes banget lihat mereka berdua <3 b="" berempat="" kami="" ke="" lalu="">Mimiti
, dekat dengan Saka. Lucuuu gemeeeesss banget sama Mimiti! Hahaha.. Saya ini anaknya gampang dibikin happy ya, dateng ke tempat yang lucuk dikit udah girang :'D Karena di Saka sudah makan besar, saya memesan coconut water di Mimiti. Serius, seger bangetttt. 


Setelah dari Mimiti, saya mulai galau. Sebenarnya rencana saya adalah pulang di hari Sabtu ini. Tapi apa daya, badan pasti berontak kalau disuruh nyetir lagi siang ini. Lalu setelah berdiskusi dengan Tasya akhirnya diputuskan untuk menginap semalam lagi. Woohoo! Kalau ngga bawa baju gampang, tinggal nyari kaos murah di Rumah Mode / factory outlet yang bertebaran di Bandung. Beres masalah. Masalah selanjutnya adalah kami belum booking hotel untuk nanti malam. Tapi langsung beres seketika karena kami bisa langsung pesan di ZenRooms. Kami dapat hotel yang di Setiabudi. Begitu dapat hotel, langsung deh ngacir kesana karena badan rasanya udah pengen banget nempel di kasur. Hahaha.

Bener kan, begitu sampai langsung bobok siang dan baru bangun sekitar jam 8 malam. Kami makan malam di sekitar hotel, yatu di Mak Uneh. Lumayan bisa makan makanan Sunda sampai kenyang banget dengan harga yang terjangkau. 

Pulangnya ya langsung bobok maniss lagi. Ngga ada ya pokoknya si dinner-dinner with a view itu hahahaha.. 

Paginya bangung dengan tenaga yang lebihhhh baik dari sebelumnya. Yaiyalah, kami kerjaanya tidur terus disana :D Setelah mandi dan beres-beres sekalian check-out, baru deh kami bisa berfoto di hotel.

Astaga Taca, mukamu mendominasi blog post kali ini :D Intinya saya berdua dengan Tasya happy berat kemarin. Walaupun harus macet-macet 10 jam tapi tetep aja ngga mengurangi kegembiraan kami disini :D Mulai dari pekerjaan yang menyenangkan sampai terasa seperti tidak bekerja, juga tempat lucu yang kami datangi, sampai ZenRooms tempat kami menginap. Kurang Rinto nih, karena Rinto sedang business trip, jadinya ngga bisa ikutan.


Setelah breakfast, kami sempat-sempatnya makan cake di Please Please Please. Lucuuuu bangettt tempatnya. Ending dari cerita ini semuanya membahagiakan! Banyak spot lucu, ya jelas kami juga banyak foto :D

Terima kasih ya sudah baca-baca blog ini walaupun kali ini sedikit agak panjang. Semoga bikin pengen ke Bandung hehehe... Bye bye! Sampai di blog post berikutnya :*

Tuesday, July 26, 2016

Rasanya seperti bermain!

Malam ini untuk pertama kalinya setelah menikah, bahkan petama kalinya setelah hmmm mungkin 2 atau 3 tahun lalu, saya terjaga di tengah malam bolong seperti ini hanya untuk... NGEBLOG! Beberapa tahun terakhir ini saya merasa capek sekali sehingga kayanya ngga sanggup harus posting sesuatu malam-malam. Makanya blog saya sempat vakum lama sekali. 

Setelah Rinto tidur, saya pindah ke sofa dan berniat untuk menulis sesuatu. Pikir-pikir apa ya yang harus saya tulis? Saya memang ngga ahli untuk bisa berkata-kata dalam jumlah yang banyak padahal aslinya cerewet banget HAHAHA. Lalu saya membuka folder di kamera. AHA! Saya menemukan sesuatu yang memang seharusnya saya post.

Berawal dari tahun lalu kira-kira, saya dan sahabat saya Yonne pergi jalan-jalan di sekitar Serpong. Sampailah di sebuah coffee shop yang sedang in sampai sekarang, Turning Point. Setelah kami memesan kopi, kami lalu sempat ngobrol ngalor ngidul. Biasalah, kalau sudah bertemu dengan sahabat saya itu pasti pembicaraan mulai dari A ke Z ke A lagi ke Z lagi sampai capek :D Setelah itu saya agak penasaran dengan sign tanda panah ke atas di dekat tangga dan ada tulisan Kokken & Irene Flowers. Wah apaan ya itu kira-kira? Lalu saya bertanya kepada seorang barista. Jawabnya, "oh itu ada toko lucu, ke atas deh!" Karena tertarik lalu saya dan Yonne ke atas.

Lantai 2 kosong, lalu kami naik ke lantai 3. Duh apaan ya ini, masa ada tempat untuk meletakan alas kaki? Berarti saya harus copot sepatu dong? Tetapi karena suasana di atas sangat menarik, maka beranilah saya untuk masuk ke dalamnya. Eng ing eng. Ada beberapa orang yang sedang asyik ngobrol. Tetapi mereka dengan ramah memperbolehkan kami untuk masuk. Lalu kami berkenalan 1 per 1 dengan semua yang ada disana. Askar, Scarlett, Alfred, dan Jeslin. Mereka mengajak kami berkenalan dengan cara yang sangat ramah! Ternyata mereka adalah pemilik dari Kokken, tempat yang sangat cute iniiiii... Saya ngga akan menjelaskan lebih jauh. Saya akan bikin kalian juga sama penasarannya dengan saya. Yang jelas ngga akan rugi untuk berkenalan dengan Kokken lebih jauh! Klik instagram @kokken_id disini ya.


Singkat cerita, sejak saat itu saya jadi sering main ke Kokken. Menurut saya mereka adalah orang-orang kreatif yang inspiratif sekali. Kami bisa saling bertukar ide dan pikiran. Rasanya ngga ada kata bosan untuk dengerin semua cerita mereka. Selain menjadi teman, saya diam-diam mengagumi mereka. Serius!

Nah, di bulan Juli ini Kokken merayakan ulang tahunnya yang ke-1. Dan saya senang sekali bisa ikut berpartisipasi di dalamnya. Kak Scarlett mengajak saya untuk mengajar workshop. Ngga pikir panjang, saya langsung mengiyakan ajakannya. Karena Kokken senang sekali dengan hal-hal minimalis, saya lalu membuat kelas workshop membuat boneka scandinavian agar masih selaras dengan Kokken.


Ngga berapa lama setelah diumumkan adanya workshop ini, kuota peserta langsung penuh. Yah ngga heran sih, pasti banyak  para pengagum-pengagum Kokken yang pastinya ngga mau ketinggalan acara ini. Setalah saya buat sampelnya, lalu saya datang ke Kokken untuk sesi pemotretan si boneka scandinavian. Saya datang bersama keponakan saya, Abigail.


Hari H akhirnya datang juga. Saya dianta Rinto ke Kokken. Setelah semua disiapkan, para peserta workshop mulai berdatangan. Kelas dibuka oleh Jeslin dan langsung saja saya mulai karena takut kehabisan waktu. Semua peserta hari ini sangat ambisius ya hahahahaa :D Terbukti pas saya kasih waktu untuk membuat konsep bebas sesuai dengan selera, semua berlomba-lomba untuk menjadi yang terbaik :D hahahaha... Serius sungguh loh. Saya sampai takjub. Minuman dan makanan sampai hampir tak tersentuh saking serunya. Walaupun serius, tapi tetap saja kerjanya sambil bercanda-canda Hihihi... 



Terbukti kan dari molornya waktu yang ditentukan :D Hahahaha... Tapi semua peserta senang, saya juga senang, dan saya harap Kokken pun senang. Terima kasih ya Kokken sudah mengajak saya untuk seru-seruan disini. Saya ngga merasa seperti bekerja, saya merasa seperti bermain! Sekali lagi selamat ulang tahun yang ke-1 Kokken, semoga selalu jadi inspirasi buat saya dan juga buat teman-teman yang lainnya. #supportlocalmovement 


Photos by Rinto & Askar. Thank you!