Tuesday, October 17, 2017

Seneng dari gambar manual bisa jadi produk

Sebelum mulai ngemeng-ngemeng soal apa yg aku bikin, aku mau kata-kata pembuka dulu nih :p Sebelumnya pada ngerasa ngga sih, "KOK NGEBLOG SUSAH AMAT YA? KOK NGGA ADA WAKTU YA? KOK NGGA ADA BAHAN YA? KOK NGGA TAU HARUS NULIS APA YA?" Begitu banyak pertanyaan yang aku pikirin selama ini. Kenapa aku ngerasa jadi segitunya ngga bisa untuk posting sesuatu di blog. Ketemu sama beberapa orang bikin aku salut dan sangat kagum sama teman-teman yang bisa dengan komitnya mengisi blog mereka dengan sungguh baik. Baik karena tata bahasanya bagus, baik karena isinya informatif, baik karena penataan letaknya enak dipandang, baik karena fotonya berkualitas bagus, dan baik-baik lainnya. Kapan mereka bisa melakukan itu semua? Kapan mereka bisa mencari sumber-sumber untuk bahan tulisannya? Itu semua aku belum bisa lakuin. Kalau dulu mungkin aku bisa posting seminggu beberapa kali. Kenapa sekarang ngga bisa ya? Ya ini PR sih buat aku, dan masih akan menyelidiki sebab penyebabnya kenapa :D Mungkin nanti hasilnya bisa aku share di blog ini :p *janji ngga yaaa.....

Oke, pagi ini sebelum mandi tapi udah sarapan (penting lol), aku mencoba untuk nulis lagi. Karena bahan baru belum aku kumpulkan dengan baik, maka aku memutuskan untuk mengangkat sesuatu yang lama. Karena menurutku, untuk membuat konten yang baik memang persiapannya harus agak njelimet. Apalagi aku juga bukan seorang penulis yang bisa nulis mengalir gitu aja. Belum lagi harus foto ini itu yang berkaitan dengan konten. 

Jadi gini, Lebaran lalu (woooyyyy Lebaran udah lama bangettttt... tapi ini baru mau keluar hahahaa) aku membuat sesuatu untuk Ideku Handmade. Seperti teman-teman tahu kalau aku dan tim suka membuat goody bag ulang tahun anak, itu pun harus memesan terlebih dulu karena hasilnya nanti akan personal banget, mulai dari design, warna, ukuran, jenis produk, sampai penambahan nama tamu yang diundang. Tapi banyak teman-teman juga yang menanyakan aku untuk membeli yang satuan. Ya sudah, aku pikir kenapa juga ngga dibuat?

Sebulan sebelum Lebaran, aku niat untuk bikin gambar manual menggunakan gouache. Aku gambar di kertas Canson Paper yang 300 gram. Idenya apa lagi kalu bukan bunga-bungaan. Kenapa aku pilih bunga? Karena aku tahu kalau penikmatku di instagram sebagian besar adalah ibu-ibu muda :))


Aku bikin 2 design, yaitu bunga biru dan bunga merah

Setelah itu aku scan. Scanerku di workshop biasa banget kok yang standart dipakai di rumah. Ngga hanya berhenti sampai di proses scan, lalu aku layout bunganya menjadi susunan yang lebih menarik.


Setelah dilayout lalu masuk ke proses printingnya dan dijahit sesuai dengan produk yang diinginkan. Dari 1 designnya aku jadikan placemat, coaster dan, cushion cover. 


Packagingnya aku pakai box karton berbentuk kotak.sayang kan kalau produknya sudah niat dibuat tapi masa packagingnya 'ngga menjual'? Untuk bunga merah aku pakai box merah, untuk bunga biru aku pakai box biru. Ngga lupa untuk menambahkan pita dan label ucapan untuk menambah detail manisnya.


Kalau produk sampai packaging sudah beres dibuat, yang ngga kalah penting juga adalah foto produk. Aku sih fotonya ala-ala banget ya. Berbekal sedikit ilmu fotografi yang masih diingat di kampus, lalu aku coba untuk melakukan photoshoot di Kopi Kalyan, BSD. Numpang meja makannya lalu aku tata produkku supaya terlihat cantik :D Foto produk untuk apa sih? Ya untuk jualan. Berhubung aku mengandalkan sosial media 100% sebagai tempat berjualan, wajib hukumnya untuk bikin penampakan visual yang baik. Nah teman-teman yang punya usaha online juga wajib juga tuh untuk foto produknya :)


Setelah dicoba ngebahas tentang konten tadi, ternyata aku bisa juga ya ngemeng-ngemeng huahahaha... Dan malah jadi ada ide baru. Next post aku akan bahas tentang gimana sih cara foto sederhana supaya jualan kita terlihat baik? Aku matengin dulu ya materinya, berdasarkan pengalamanku sendiri ditambah juga dengan tips lainnya. *doa dulu, semoga matengin konsepnya ngga setahun ya :D

Selamat hari rabu semua, selamat berkarya dan jangan males-malesan! Muaaahhhh :*

6 comments:

  1. Kak Puri ada alasan khusus gak kenapa pakai gouache? Dan bedanya sama Acrylic apa yah kak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai,
      Gouache sifatnya bold, mirip dengan acrylic. cuma kalau acrylic bisa dipakai selain di kertas. Misalkan di kain ataupun kayu :)

      Delete
  2. Hallo Ka Puri.. untuk printingnya dimana ya Ka?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku bekerja sama dengan sahabatku untuk print dengan skala besar. Tapi kalau mau coba print untuk satuan coba ke IG @percetakankain ya :)

      Delete