Wednesday, March 14, 2018

Bermain Engklek

Sumber: Sindo News

Buat mama-mama, masih ingat ngga sih sama permainan engklek? Permainan ini dulu mungkin sering kita mainkan bersama teman (kalau aku sih iya banget :p). Engklek adalah salah satu permainan trasional favorit (setidaknya aku bertanya ke teman terdekatku). Permainan ini punya banyak banget nama loh. Beda daerah beda nama panggilan :D Kemarin juga aku sempat bertanya di insta stories tentang nama dari permainan ini. Ada beberapa yang aku dapatkan:
-engklek (jawaban terbanyak)
-taplak gunung
-dampu kapal
-bendan gunung
-oncak
-dampu bulan
-sulamanda
-sondah
-pecle
-gaco
-bete
-demprak
-caingkling
-cengek-cengek
-cak ingkling
-......
-.....
-.....


Banyak banget kan? Ayooo siapa yang mau menambahkan daftar nama ini?

Sumber : Mainan Tradisional Indonesia

Cara bermainnya mudah, pertama kita perlu menggambar dulu pijakan langkah (biasanya di lantai). Terdapat 8 kotak dan setengah lingkaran pada bagian atas. Namun beberapa daerah ada sedikit perbedaan, ada juga yang tidak menambahkan setengah lingkaran tersebut. Permainan ini bisa dimainkan oleh lebih dari 2 orang. Yuk kita intip youtube dari teman-teman MerahPutih.com untuk melihat cara bermainnya. Selain bikin happy, juga secara ngga sadar kitapun juga melatih otot kaki pada saat melompati kotak demi kotak.

Nah, sekarang ini aku mau mengajak mama-mama dan si kecil untuk membuat permainan ini tetapi yang bisa dimainkan di dalam ruangan. Jadi misalkan kalau hujan, kita tetap bisa bermain ;)



Alat dan bahan:
-kardus bekas
-kertas berwarna
-gunting
-lem
-spidol

Langkah:
Buat pola seperti di bawah ini dengan menggunakan kardus bekas lalu lapisi perkotaknya dengan menggunakan kertas berwarna, kalau warna-warni pasti lebih lucu. Lalu tulis angka secara berurutan mulai dari paling bawah, 1-8.



Kalau mau liat keseruan pembuatannya bisa lihat di highlight instagramku di folder #ideku101

Masih bingung bagaimana cara melihat highlight? Begini nih, follow dulu ya akun @idekuhandmade lalu lihat pada bagian bawah profile yang berbentuk bulat-bulat. Lalu klik folder #ideku101



Selain tutorial permainan engklek, juga ada aquarium dari kardus. Rencananya sih memang di folder tersebut aku gunakan sebagai folder untuk kumpulan tutorial :)

Selamat bermain semuanya :* Jangan lupa ya untuk dipraktikkan di rumah.

Tuesday, March 6, 2018

myDIYstories Volume 27: DIY Puppy Card

Hai mama,
Mau bikin kegiatan di akhir pekan nanti? Baiknya yuk siapin alat dan bahan dari sekarang. Soalnya aku tau kan mama-mama punya segudang kerjaan yg ngga habis-habis. Makanya mulai dicicil untuk menyiapkannya. Nih aku kasih tutorial yg alat dan bahannya gampang banget didapetin.


DIY Puppy Card

Tutorial kali ini gampang-gampang susah, tapi bisalah diikutin step by stepnya baik-baik. Sudah seringkali aku denger dari temanku yg punya anak TK atau SD, mereka sering mendapat tugas untuk membuat kartu ucapan. Bisa aja sih kita bikin kartu ucapan yg biasa aja, tinggal dilipat menjadi 2. Tapi boleh dong kalau kali ini kita akan membuat kartu ucapan yg bikin anak-anak (dan kita juga) gemas!

Alat dan bahan:


Langkah pembuatan:
1. Gambar bentuk muka anjing (sesuai kreasi masing-masing), lalu warnai dan tempelkan mata plastik.


2. Gunting karton ukuran 13,5 cm x 15 cm. Namun bagian sisi kanan dan kiri dilipat 0,5 cm. Lalu pada bagian tengah atas diberi garis lubang sepanjang 4,5 cm.


3. Buat telinga dan lidah yg panjang dengan ukuran seperti pada foto. Jangan lupa untuk memberi ucapan pada lidah misalkan "Hallo Chelsea".


4. Gunting lagi karton dengan ukuran sebagai berikut yang fungsinya untuk menutup kartu bagian belakang.


5. Masukan lidah pada karton (langkah no 2).


6. Beri lem pada bagian belakang sisi kanan dan kiri muka anjing lalu tutup di atas karton sebelumnya yg sudah diselipkan lidah.


7. Lalu balik kartonnya dan beri lem hanya pada bagian sisi kanan, kiri, dan atas kepala sedikit. Dan rekatkan pada bagian karton penutup.



Mudah banget kan? Selamat mencoba ya mama dan si kecil. Untuk link tutorial yg pernah aku buka silakan klik link berikut ini:

Tutorial di Youtube
Tutorial di Blog
Tutorial di Instagram

Kiss kiss buat si kecil ya :*


Monday, February 5, 2018

Bersih-Bersih Praktis, Gimana Tuh?

Bersih-bersih rumah tuh jadi salah 1 kegiatan favoritku di rumah. Aku yakin mama-mama jaman now juga kena demam bersih-bersih, dekor-dekor rumah dsb. Siapa sih yg ngga mau rumahnya bersih? Selain enak dilihat dan enak difoto (eeeaaa jaman sekarang mah tiap pojokan rumah mesti difoto trus dipost ke IG :D hihihi) dan yg paling penting adalah untuk menjaga kesehatan. Segala sesuatu yang kotor memang jadi sarang kuman. Hiii... jauh-jauh deh penyakit!

Dari dulu sejak aku masih kecil, aku suka melakukan banyak kegiatan di lantai. Mulai dari main sampai belajarpun bisa gelesoran di lantai. Bahkan sampai sekarang sih :D Makanya suamiku, Rinto, si #cleanfreak itu mewajibkan aku untuk membersihkan ruangan kami. Perjanjian kami sebelum menikah  adalah "gapapa Puri ngga bisa masak, asal kamar bersih" HAHAHAHAHA 

Kalau bersih-bersih di rumah apa sih yg kita lakukan?
1. Beresin printilan, letakkan kembali di tempatnya
2. Geser-geser perabot yang udah mulai bergeser dari tempatnya
3. Lap-lap
4. Menyapu
5. Mengepel

Kalau lagi buru-buru dan pengen ringkes aja minimal ya nyapu dan ngepel lah ya. Paling ngga bisa kalau lantai ngeres. Makanya 2 hal itu kudu dan wajib deh ya. Nyapu sama ngepel juga kadang bikin sebel. Aku sih paling sebel bagian meres-meres kain pelnya :s Maklum, dari dulu pakai lap pel konvensional :'D

Tapi sejak hari minggu kemarin, semuanya berubah.

Taraaaaaaaa..
Aku menikmati momen menyapu dan mengepel di rumah hahahaha... Masa ya, aku baru tahu kalau ada alat yg menurutku super praktis dan efisien! Sesuai dengan kebutuhanku. Namanya Magiclean Wiper. Rinto awalnya cuma ngeliatin dan sedikit menyepelekan alat itu. Dalem hati, "Liat aja nih, pasti nanti kamu yg suka." Aku beli di Aeon BSD, setahuku sudah dijual di banyak tempat seperti AEON BSD & JGC, Diamond Kelapa Gading, Grand Lucky SCBD & Radio Dalam, Farmers Market MKG & SMS, Ranch Market, Foodhall, Kemchick, dll. Kalau jauh jangan kuatir, bisa beli online di Tokopedia & Shopee) --> hapal banget mbaknya? Ya iyalah orang aku sambil baca brosurnya, demi ngasih info yg ngga setengah-setengah ke mama-mama semua :p 

Ini dia jagoanku, Magiclean Wiper.



Gagang pel sampai pelnya ada di 1 tempat yg kecil ini loh. Ajaib ya? Hahahhaa :D Dari box sekecil itu isinya ada beberapa bagian seperti ini. 1 gagang besar, 3 gagang kecil, 1 wiper, 1 tissue basah, 1 tissue kering, dan 1 kertas petunjuk.



Pertama sambungkan dulu gagangnya 1 gagang besar + 3 gagang kecil + 1 wiper. Caranya cukup memasukkan ujungnya saja. Semudah itu buibukkk.. crayy crayyy. Kelihatannya kaya ngga kokoh tapi percaya deh, ini aku pasang jadi kokoh banget. 3 gagang kecil ini ngga harus dipasang semua. Ini salah 1 kelebihan Magiclean. Panjang gagang bisa sesuai kebutuhan. 


Kalau gagang + wipernya sudah terpasang, lalu aku ambil tissue kering dan aku pasang di wiper dengan cara membungkusnya. Ada 4 celah kecil di wiper sebagai tempat penjepit tissue. Dijamin deh si tissue ngga akan lepas kemana-mana meskipun kita menggosoknya dengan keras. Karena aku mau menyapu dulu, makanya aku buka tissue yg kering. Tapi jangan kuatir karena tissue ini mampu membersihkan debu dan kotoran lainnya. 

Bungkus tissue kering berwarna kuning, kalau yg basah berwarna biru.
Nih yg aku bilang tadi, ada 4 celah untuk menjepit tissue.
Udah deh ya, langsung beraksi :D


 
Enaknya bisa menjangkau sudut-sudut yg susah dijangkau karena bisa berputar 360 derajat.
Ini bisa dipakai juga untuk membsihkan bagian atas lemari. 
Sudah di-approved Rinto, artinya emang bener-bener bagus. Soalnya dia kan picky banget sama alat rumah tangga :D dan ya kannn betul kataku, dia suka banget sama Magicclean Wiper ini!

 Setelah selesai menyapu, tissue tinggal aku buang lalu aku ganti dengan tissue basah.
Tuh kandebu-debu semua pada nempel.
Bye bye deh sama yg kotor-kotor!


No more meres-meres kain pel (THIS IS THE BEST PART! at least for me haha). Karena aku ngga suka megang-megang yg kotor, maka skip momen meres-meres ini sudah pasti membuatku happy. Caranya masih sama seperti memakai tissue kering, cuma bedanya tiddue yg sekrang ini ada sedikit cairannya. Dan hasilnya memuaskannnn! Aku sih luv bangettt sama Magiclean ini. Cocok banget dipakai oleh pasangan muda, pasangan yg sudah memiliki anak, dampai ke para lansia. Yg selama ini bingung ngepel parket, sekarang ngga masyalah.. Lantai keramik, parket, vinyl dll mudah sekali dibersihkan dengan si kecil jagoanku.  1 pertanyaan, kenapa aku baru taunya sekarang banget ya? Telat deh aku. Sampai aku menerima banyak DM sehabis post foto ini ke instagram, ternyata banyak teman di Jepang sudah memakai Magiclean ini dari dulu, dan most of them like it! Yihhhaaa... Selamat bebersih with style ya mama-mama. Salam hangat dariku anak baru kemarin  berumah tangga :D

Judulnya "Bebersih With Style"

Bonus ini deh ya dari aku :D lol

Saturday, January 27, 2018

Yeay Main In Line Skate

Kebanyakan inspirasi yang aku dapatkan justru dari teman-temanku sendiri. Melihat postingan keseharian mereka di insta stories membuatku berpikir untuk mencoba membuat aktivitas seru yg bisa aku sharing juga untuk teman-teman. Beberapa mama khususnya yg tinggal di perkotaan dan sekitarnya biasanya sudah mulai kewalahan kalau liburan anaknya kepanjangan :D Dan juga beberapa dari mereka sudah mulai takut anak-anak mereka akan kecanduan gadget. Dikit-dikit anak sekarang mintanya gadget. Mungkin kalau sesekali ngga masalah ya, tapi kalau sudah mulai kecanduan itu yg mulai bahaya. Hmmmm...

Beberapa waktu lalu aku sempat bertemu dengan MbaFitri dan Prisya. Mba Fitri dan suaminya adalah owner dari @rollerskool Bintaro. Ngga pakai lama, aku langsung meminta mba Fit untuk mengajariku main in line skate minggu depan. Kebetulan sewaktu SMP, aku juga punya in line skate dan sering bermain bersama temanku, Glory di jalan sekitar rumah kami. Rasanya pengen banget mencoba bernostagia, mencicipi momen-momen terindah sewaktu abg :p

Hari yang ditunggu telah tiba. Mba Fit dan Rissa pagi-pagi sudah datang ke workshopku. Prisya ngga bisa datang karena ada dateline kerjaan hiks. *next time ya Sya! Lalu aku, mba Fit, Rissa, dan adikku Daru menuju BSD Xtreme Park. Karena disana banyak lapangan yang cocok untuk bermain in-line skate.

Sampai disana, langsung kami memakai peralatan tempur kami hihihi... Jangan lupa loh safety first! Bagi kalian yang mau bermain in line skate, harus banget memakai alat untuk keamanan. Seperti helmet, elbow pads, knee pads, dan palm guards . Awalnya bermain in line skate lagi tuh deg-deg-an. Huahahahaa... ternyata aku ngga selincah dulu. Makin tua justru makin takut jatoh ya :D
 
Foto ini aku ambil dari web orang tapi asli lupa sumbernya. Duh maapkeunn..
Dibantuin Mama Fitri dulu ya. Yang penting semuanya terpasang dengan benar.


Setelah semua terpasang dengan benar, barulah pose dan menuju ke permukaan yang rata untuk meluncurrrrrr...



Sebelum meluncur, aku harus belajar jatuh dulu. Ternyata jatuh pun ada tekniknya loh. Aku diajari mba Fit teknik jatuh yg benar yaitu dengan menjatuhkan badan ke depan, bukan ke belakang. Lalu bangunnya pun ada tekniknya sendiri. Seperti gerakan macan. Jadi kalau jatuh, aku bisa bangun sendiri tanpa perlu dibantu orang lain. 
 
Harus belajar jatuh dulu ya :p
Ingat, jatuhkan badan ke DEPAN, jangan ke belakang.

Yah, walaupun jalannya masih kaku, tapi aku senang sekali karena bermain in line skate ini juga termasuk olahraga. Jadi, menyambung dari topik bahasan pertamaku tadi, kalau mama-mama sudah bingung mau ngapain bisa juga loh untuk ajak si kecil ikutan kelas Roller Skool di Bintaro. Aku dengar-dengar kelas dewasa juga akan segera dibuka. Yeayyy, aku pasti mau daftar. Sebagai pecinta olahraga, aku seneng banget untuk nyobain banyak hal. Tujuan utamanya adalah badan sehat dan hati yg gembira :))) 

Terima kasih mba Fitri, Daru, dan Rissa. Kapan-kapan kita main lagi ya. *Daru dan Rissa ngga sempat berfoto karena merekalah justru yang sibuk menjepret aku dan mba Fit :D




Selamat mencoba mama-mama :)